Mengenal Lebih Jauh Profil Peternak Perkutut Jogja JNJ Bird Farm Jogjakarta

Peternakan Perkutut Jogja,  JNJ Bird Farm Jogjakarta beralamat di Mejing Kidul RT 04/RW 09, Ambarketawang, Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogjakarta.

JNJ Bird Farm berdiri (mulai beternak) di Jogjakarta pada tahun 1990. Diawali dengan pasang surut mengikuti trend hingga dapat bertahan sampai hari ini.

Untuk lebih jelasnya kami sampaikan dalam bentuk video profil Perkutut Jogja JNJ Bird Farm Jogjakarta.

Ucapan terima kasih kepada Channel Youtube Lintas Hobi yang telah membantu dalam pembuatan video ini..

 

JNJ BIRD FARM JOGJAKARTA –  Pusat penangkaran perkutut/peternakan perkutut di Jogjakarta.

OWNER :
Paulus Andrianto (Jay Jay)

KONTAK :
0878 9117 8999
08122 700 7000

ALAMAT :
Mejing Kidul RT 04/RW 09, Ambarketawang, Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogjakarta

Profil Peternakan Perkutut Jogja JNJ Bird Farm Jogjakarta

Peternakan Perkutut Jogja/Penangkaran Perkutut Jogja JNJ Bird Farm Jogjakarta merupakan salah satu Peternak Perkutut Jogja yang beralamat di Mejing Kidul RT 04/RW 09, Ambarketawang, Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogjakarta.

Peternakan Perkutut Jogja JNJ Bird Farm berdiri mulai tahun 1990 dan saat ini telah berhasil mengembangbiakkan perkutut berkualitas unggulan.

Untuk informasi lebih lengkap silakan hubungi kami.

Peternakan Perkutut Jogja – JNJ Bird Farm Jogjakarta

OWNER :
Paulus Andrianto (Jay Jay)

KONTAK :
0878 9117 8999
08122 700 7000

ALAMAT :
Jl. Tempel No.31 A, RT.04 / RW.09, Mejing Kidul, Ambarketawang, Gamping, Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta 55294

Selamat Datang Di JnJ Bird Farm Jogjakarta

Pemilik farm JAY JAY selain terkenal sebagai importir burung perkutut yang telah lama eksis di Kota Jogjakarta. JnJ Bird Farm saat ini sudah tidak lagi memakai ring POWERTEL, namun saat ini kami kembali menggunakan ring lamanya JnJ seperti waktu pernah berjaya 20 tahun silam. Sejak pertengahan tahun 2012 lalu, kami mulai mengelola sendiri peternakan perkutut di Yogyakarta, ditandai dengan dibangunnya 20 kandang baru serta dengan materi burung yang baru pula (90% import) yang kini sudah mulai berproduksi.